new icn messageflickr-free-ic3d pan white
Dipterocarpaceae—(Vatica pauciflora Blume) | by Jack_forest
Back to photostream

Dipterocarpaceae—(Vatica pauciflora Blume)

Nama lokal:

Resak laru, resak paya, resak ayer, resak pasir, damar mata kuching (Malaya), resak padang, resak rawang (Sumatera)

 

Lokasi sampel:

Fakultas Kehutanan IPB, Dramaga, Bogor (pohon penanaman)

 

Deskripsi:

Pohon berukuran kecil sampai medium. Disamping perhiasan bunga, bagian lainnya ± berwarna coklat-abu dan berambut halus (cinereous) menetap; pada ovarium, malai, dan pucuk ranting segera gugur; bagian selainnya menjadi halus/tak berambut. Ranting berdiamater 3 mm di bagian pucuknya, bercabang-cabang banyak, coklat-abu pucat, biasanya dengan kerut-kerutan kecil (rugulose). Kuncup kecil, bulat telur; stipula panjang 8 mm, bentuk linear, menjadi melipat ke belakang.

Daun panjang 6.5–20 cm dan lebar 2.2–8 cm, bervariasi dalam ukuran, bentuk ellips-lanset, tekstur agak kaku; bagian dasar runcing (cuneate); bagian yang runcing (acumen) panjangnya mencapai 1.5 cm, terlihat jelas; pertulangan sekunder berjumlah 6–9 pasang, melengkung, naik, tipis dan agak lebih terangkat di bagian bawah permukaan dibandingkan bagian atas; tangkai daun panjang 10–18 mm, halus, saat kering berwarna hitam.

Malai panjang mencapai 9 cm, terletak di ujung atau di ketiak dekat ujung, berbunga banyak, bercabang-cabang tak beraturan. Kuncup bunga berukuran panjang 10 mm dan lebar 3 mm, berbentuk gelendong (fusiform), embel-embel (appendage) kecil, agak sedikit melebihi kepala sari; tangkai putik berbentuk tabung, lebih panjang dibandingkan ovarium, melebar di bagian ujungnya dibawah tangkai putik kecil berbentuk kerucut; bunganya khas serupa.

Tangkai buah mencapai panjang 7 mm dan lebar 3 mm, terlihat jelas; cuping kelopak (calyx) diameternya mencapai 5 mm, bentuk setengah bulat, membengkak (incrassate), ± bersatu melingkar menempel di dasar buah/nut; buah/nut berukuran 3 × 3 cm, berbentuk bulat telur, agak runcing, dengan 3 alur pada lokula (loculicidal) terlihat jelas; dinding buah (pericarp) tebal, seperti sumbat gabus, berbintil-bintil (verrucose).

 

Sebaran dan Ekologi:

Semenanjung Thailand dan di Malesia: Malaya, Sumatera (Palembang, Lampung), Bangka.

Tumbuh pada tepian sungai berarus lambat, rawa air tawar; umum dijumpai.

 

Catatan:

Menempati habitat yang sama dengan Vatica umbonata dan sukar dibedakan dari jenis tersebut pada sampel steril; berdasarkan kelopak pada buah meskipun demikian dapat dibedakan secara konsisten.

Sebuah spesimen dari Sikundur dari Medan mempunyai buah yang berbeda dalam kelopak bersatu yang sangat membesar, menyerupai V. umbonata, yang sejauh ini tak ditemukan di Sumatera. Hal ini mungkin mewakili hibrida antara dua jenis.

 

Sumber:

Flora Malesiana Series 1 Volume 9 (halaman 351–352)

1,524 views
0 faves
0 comments
Taken on November 22, 2016