Visa
Forum Teater Realis

Visa
Teater Satu
Sutradara: Iswadi Pratama
Naskah: Goenawan Mohamad
Pemain: Imas Sobariah, Budi Laksana, Yelly Shinta Laras Utami, Vita Oktaviana, Desi Susanti, Sugianto “Jayen”, Deri Efwanto, Ruth Marini, Rendie Arga, Akhmad Andika Ikra Negara, Rarai Masae Soca Wening Ati, Melinda, Ayu Fitrianingsih, Fabian Randi, Muhammad Sabil Ryandika
Teater Salihara
Jumat - Sabtu 03-04 Juni 2011

Karya ini bercerita tentang orang-orang yang sedang mengantri dan hendak memohon visa di Konsulat Amerika. Melalui naskah ini, Goenawan Mohamad menciptakan sebuah montase dari berbagai pokok pikiran, citra, dan peristiwa yang dialami tokoh-tokohnya. Semua itu dibingkai oleh tiga pertanyaan mendasar yang sekaligus menjadi “isi” naskah ini: “Siapa Anda?”, “Apa tujuan Anda pergi ke Amerika?” dan “Mengapa kita semua hendak pergi?” Pertanyaan-pertanyaan itu merupakan pertanyaan standar dan utama dalam sebuah formulir permohonan visa, yang bagi sang penulis, seperti hendak meringkas hidup dan diri seseorang. Lakon ini hendak menyuguhkan sebuah ironi dari realitas yang berlapis-lapis dalam berbagai gambar, kesan atau bentuk dalam sebuah komposisi yang mengelak menjadi “lazim”.
Naskah ini dibawakan oleh Teater Satu, sebuah komunitas seni-budaya yang berdiri pada 16 Oktober 1996. Sejak awal berdirinya, kelompok teater ini aktif melakukan penelitian, diskusi, seminar, apresiasi, dan penciptaan seni pertunjukan dan sastra. Ia didapuk menjadi Grup Teater Terbaik Indonesia tahun 2008 versi Majalah Berita Mingguan Tempo, melalui pertunjukan monolog Perempuan di Titik Nol yang dipentaskan di Festival Salihara (2008).

===========================

Realist Theater Forum

Visa
Teater Satu
Director: Iswadi Pratama
Script: Goenawan Mohamad
Actors: Imas Sobariah, Budi Laksana, Yelly Shinta Laras Utami, Vita Oktaviana, Desi Susanti, Sugianto “Jayen”, Deri Efwanto, Ruth Marini, Rendie Arga, Akhmad Andika Ikra Negara, Rarai Masae Soca Wening Ati, Melinda, Ayu Fitrianingsih, Fabian Randi, Muhammad Sabil Ryandika
Salihara Theater
Friday - Saturday, 03-04 June 2011

This plays tells the story of people waiting in line to apply for visas at the American Consulate. Through this script, Goenawan Mohamad creates a montage of some of the thoughts, images, and events experienced by the characters. All of that is framed in the context of three basic questions which at the same time become the “contents” of this play: “Who are you?”, “What is your purpose in going to America?” and “Why do we all want to go?” These questions are the main standard questions on a visa application form which for the writer seem to aim at summarizing a person’s life. The play presents an irony of multi-layered reality in various illustrations, impressions, or forms in a composition that escapes becoming “ordinary.”

This play is performed by Teater Satu, an arts and culture community established on October 16, 1996. Since it began, this theater group has been active in research, discussions, seminars, arts appreciation and the creation of performaces and literature. Tempo magazine named it the Best Indonesian Theater Group of 2008 for its performance of the monologue Perempuan di Titik Nol at the Festival Salihara (2008).
23 photos · 298 views